10 Pembaca
Betrans.Padang.Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang
melakukan kunker atau kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kota Padang di
Aie Pacah pada Kamis, (26/03/2020).
Dalam rapat kerja tersebut, Sekda Kota
Padang, Amasrul mengatakan Pemko Padang sudah mendirikan posko dan sudah
menyemprotkan zat desinfektan ke rumah-rumah, kantor, sekolah serta
beberapa masjid yang ada di Kota Padang. Ada sekitar 256 penjaga yang
sudah bersiaga untuk memberikan pelayanan dan memantau aktivitas yang
ada di posko selama pandemi global ini.
Dikatakan Amasrul,bahwa kalaupun situasi
sudah gawat dan mengharuskan Kota Padang untuk di lockdown, maka salah
satu tempat isolasinya adalah di Rusunawa.
“Memang berdampak kepada ekonomi masyarakat saat ini, karena kalaupun di lockdown tentu masyarakat ekonomi bawah susah makan, berakibat juga kepada pedagang harian,” ungkapnya.
“Memang berdampak kepada ekonomi masyarakat saat ini, karena kalaupun di lockdown tentu masyarakat ekonomi bawah susah makan, berakibat juga kepada pedagang harian,” ungkapnya.
“Kami dari DPRD tentu menghimbau
pemerintah daerah untuk mengkaji ulang mengenai APBD serta jika itu
terealisasi kami siap untuk memback-up serta juga kami sangat puas juga
paparan dari Dinas Kesehatan atas teknis pelaksanaannya, sehingga kami
juga ikut serta dalam mensosialisasikannya kepada masyarakat,” paparnya.
Ditambahkannya, dibutuhkan sinergitas
antara pemerintah daerah dan DPRD guna untuk mengurangi kesalahpahaman
di antara masyarakat. Sehingga bisa dilakukan percepatan penangan
pandemi global yang telah mewabah ini.
“Kami juga meminta pihak dari Komisi IV dukungan moril dan kepedulian kepada kami supaya bisa bekerja dengan maksimal,” pintanya.
Pada sesi akhir dari Rapat kerja tersebut, Azwar Siry juga menyampaikan memang masih banyak masalah yang dihadapi seperti masalah ketersediannya alat kesehatan.
Sementara itu, dari fraksi PDIP, Wismar
Panjaitan mengatakan masalah pasien yang berstatus ODP ataupun PDP
memang menghantui kita dan Dinas Kesehatan sebegitu mencurahkan
tenaganya demi mengatasi pandemi Corona Virus atau Covid-19 ini.
“Ya,
kami akan berusaha menambah anggaran untuk Dinas Kesehatan, mendukung
dan membantu pihak Dinas Kesehatan khususnya tenaga-tenaga kesehatannya
dan bersama pemerintah daerah akan siap melakukan itu semua,” ucapnya.
Disamping itu, Zalmadi dari fraksi
Berkarya juga mengatakan bahwa Covid-19 ini sudah merusak tatanan dan
juga dari berbagai sektor di kehidupan masyarakat terkhususnya sektor
perekonomian. Maka dari itu pihak DPRD Kota Padang akan mencarikan
solusi terkhusus kepada kekurangan alat medis yang ada dari Dinas
Kesehatan. (ADV)
