Sijago Merah Hanguskan Warung Makan dan Rumah Warga di Berok Raya–Siteba
Betrans,Padang – Kebakaran kembali terjadi di Kota Padang pada Senin (8/12) malam. Peristiwa ini menghanguskan tiga bangunan warung dan satu unit rumah warga di kawasan Berok Raya–Siteba, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran. “Unit langsung diberangkatkan satu menit setelah laporan masuk, dan tim tiba di lokasi dengan cepat,” ujarnya.
Rinaldi menjelaskan, lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit sehingga menjadi kendala bagi petugas saat melakukan proses pemadaman. Meski begitu, puluhan personel tetap bergerak cepat untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Ren, warga setempat berusia (38). Saksi melihat kobaran api membesar, kemudian segera menghubungi petugas Damkar Kota Padang. “Saat sampai di lokasi, api sudah membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya,” kata Rinaldi.
Dari hasil pendataan sementara, total bangunan yang terbakar mencapai empat unit, terdiri dari tiga warung dan satu rumah. Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 300 meter persegi. Tidak ada korban luka maupun korban meninggal, sementara jumlah penghuni yang terdampak mencapai tiga kepala keluarga atau enam jiwa.
Kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp2 miliar. Selain empat bangunan yang terbakar, terdapat enam rumah serta satu bangunan masjid yang berpotensi terdampak, namun berhasil diamankan oleh petugas.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan 8 unit armada dengan total 90 personel dalam operasi pemadaman tersebut. Petugas gabungan dari Polri, TNI, PLN, PMI, camat, lurah, dan Satpol PP juga turut membantu penanganan di lokasi kejadian.
Rinaldi menambahkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi bahaya listrik dan api di kawasan padat penduduk. “Kami mengingatkan warga agar memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan aktivitas yang berpotensi memicu api,” tutupnya (*)




