Betrans.com – Wakapolda Sumbar, Solihin, menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat terdampak banjir dan longsor di lokasi Hunian Sementara (Huntara) Limau Hantu, Kenagarian Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (24/2).

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sumatera Barat, Kapolres Pessel AKBP Dery Indra, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Bupati Pesisir Selatan diwakili Asisten I Syahrizal Antoni. Hadir pula anggota DPRD Pessel Ali Asman, sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Pessel, Forkopimca, serta para undangan lainnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, rombongan duduk bersama masyarakat di Huntara Limau Hantu untuk menikmati hidangan berbuka puasa. Momentum tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

Wakapolda menyampaikan bahwa kebersamaan dalam momen Ramadhan merupakan wujud empati dan dukungan moral bagi masyarakat terdampak, agar tetap kuat dan semangat dalam menghadapi situasi yang ada.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta tercipta suasana yang aman dan kondusif di wilayah Pesisir Selatan.

Menurutnya,Polri selalu hadir untuk masyaraka, buktinya setelah musibah banjir yang terjadi akhir Nopember lalu, selama pascanya Polri telah banyak meberikan bantuan turun ketengah masyarakat terdampak banjir.

"Kegiatan yang dilakukan membersihkan daerah yang tertimbun amukan banjir, membangun rumah huntara, membuat irigasi dan membangun jembatan bailey, dan semua itu adalah tingkat peduli bhakti sosial yang di lakukan Polri untuk masyarakat yang terdampak, mudah mudahan bisa menjadi amal dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak banjir dengan baik,"ujarnya.

Selain berbuka puasa bersama, Wakapolda Sumbar juga menyerahkan bantuan kepada warga sebagai bentuk perhatian dan empati