Lokasi Pembangunan Mesjid Agung Dharmasraya Akan Padukan Konsep Agrowisata


Betrans,Dharmasraya – Mesjid Agung dan kawasan Islamic Center di Kabupaten Dharmasraya tak lama lagi akan terwujud. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya telah menerima hibah lahan seluas 6,25 hektar untuk pembangunan Mesjid Agung dan Islamic Center. Lahan yang dihibahkan tersebut merupakan lahan kebun percobaan Kementerian Pertanian.
Lahan tersebut dihibahkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat (Sumbar) kepada Pemkab Dharmasraya. Hibah lahan tersebut ditandai dengan penanda tanganan naskah hibah antara Kepala BPTP Sumbar Jekvy Hendra dan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan beberapa waktu lalu.
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada BPTP Sumbar dan Kementerian Pertanian yang telah menghibahkan sebagian lahan kebun percobaan tersebut untuk pembangunan Mesjid Agung dan Islamic Center.
“Masyarakat Dharmasraya sangat antusias dan menyambut baik rencana pembangunan Mesjid Agung ini. Dan ini tentu akan menjadi salah satu ikon daerah Dharmasraya nantinya,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, selain Masjid Agung akan dibangun juga convention center di lokasi yang sama.  Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sudah menyiapkan dana lebih kurang Rp 120 miliar untuk pembangunannya.
“Ini akan kita bangun secara bertahap dan kita targetkan selesai pada tahun 2019. Semoga rencana dan niat baik kita ini Allah mudahkan,” ucap bupati.
Sementara itu, Kepala BPTP Sumbar Jekvy Hendramengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemkab Dharmasraya untuk mendukung pembangunan Islamic Center dimaksud. Yaitu, dengan menyandingkan konsep pembangunan Islamic Center ini dengan konsep pembangunan agrowisata di lokasi yang sama.
“Tahun ini BPTP akan mengembangkan dua konsep agrowisata, dan salah satunya akan kita arahkan di Kabupaten Dharmasraya. Ini tentu akan menjadi kolaborasi yang sangat bagus sekali dan mempunyai dampak yang sangat strategis. Kami akan siapkan waktu khusus untuk membicarakan hal ini lebih lanjut dengan pak bupati,” ujar Jekvy. (rel,hms)