Wakil Rektor II UMMY Solok".Perempuan Bisa Raih Pendidikan Yang Tinggi



Betrans.Solok.Dr. Zona Rida Rahayu adalah dosen Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok. Sejak tanggal 8 Agustus 2019, perempuan kelahiran Solok, 28 Februari 1984 mulai bertugas sebagai Wakil Rektor II UMMY Solok, setelah dilantik oleh Rektor Prof DR Syahro Ali Akbar. Pelantikan pejabat sturktural di UMMY Solok itu dihadiri Ketua Yayasan Prof Muhammad Yamin,  Suryadi Azmi dan anggota DPD RI Hj. Emma Yohanna.

Zona menempuh pendidikan dasar di SD 09 Tanah Garam dan SMP 6 Kota Solok, kemudian tamat di SMA 3 Kota Solok. Selanjutnya menyambung pendidikan S1 dan S2 pada Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Padang (UNP). Semasa kuliah S2, Zona menikah dengan Revi Marta Dasta, Staf Ahli Anggota DPD RI di Jakarta. Tahun 2011 dikaruniai anak laki-laki yang diberi nama Vito Nada Al-Fatih.

Tahun 2012, Zona kemudian ikut suami ke Jakarta melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengambil jurusan Pendidikan Bahasa. Saat  itu anak pertama pasangan muda ini baru berusia 5 bulan, yang mereka boyong merantau ke ibukota. Ada anggota keluarga yang merasa sedih melepas keberangkatan mereka ke Jakarta, tetapi bagaimanapun doa dari keluarga ada obat mujarab untuk bisa mendapatkan kemudahan.

Selama di Jakarta, Zona dan suami secara bergantian membagi waktu merawat anak  di sela kesibukan bekerja dan melanjutkan studi.  Maklum sang suami juga mengambil pendidikan S2, sehingga mereka berdua harus pintar-pintar membagi waktu. Satu tahun kondisi tersebut mereka lalui bertiga, setelah itu adik suami juga mengambil kuliah S3 di UNJ, sehingga bertambah anggota yang tinggal di rumah kontrakan yang berada di gang sempit di Jakarta.

Tinggal di rumah kontrakan di daerah Utan Kayu Jakarta Timur, tak menyurutkan anak muda minang ini menimba ilmu. Bagi mereka pendidikan adalah investasi terbaik mencerdaskan anak bangsa, juga untuk meraih masa depan yang gemilang. Mereka sadar, terlahir dari keluarga yang sederhana tak menjadi halangan untuk maju.

Tahun 2014, suami dinyatakan lulus pendidikan S2 di Lembaga Administrasi Negara di Jakarta. Kemudian tahun 2015 Zona juga merampungkan kuliah di UNJ. Dan yang paling membahagiakan adalah, mereka juga dikaruniai anak perempuan cantik yang lahir tanggal 8 Juli 2015 di RS. Budi Asih Cawang Jakarta Timur. Anak kedua yang diberi nama Puti Azzura lahir 1 minggu setelah ujian tertutup Zona dilaksanakan.

Tak ada yang tidak mungkin, kuncinya adalah semangat untuk meraih kebaikan, meskipun keterbatasan selalu menyelimuti perjuangan untuk meraih cita-cita tersebut. Bagi Zona, perempuan juga bisa mengambil pendidikan yang lebih tinggi, dan sekaligus bisa mengurus suami dan anak. Jadi tak ada halangan ataupun alasan utk tidak melanjutkan pendidikan. Yang penting adalah komunikasi antar suami istri, kesabaran dan kekuatan utk terus bertahan dari cobaan yang merintangi keinginan mulia tersebut.(zn)