Prodi Bahasa Indonesia FKIP UMMY Solok Pratikum Di Balai Bahasa Sumatera Barat

Betrans.Solok.Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) melakukan kegiatan praktikum pada hari kamis tanggal 22 Agustus 2019. Kegiatan ini dimulai dari Kampus 1 Kota Solok pada pukul 7.00 dengan menggunakan mobil Pemda Kota Solok sebanyak dua unit. Mahasiswa Pendidikan bahasa Indonesia yang ikut praktikum mulai angkatan 2015 sampai angkatan 2018 yang berjumlah 32 orang  Dosen 3 orang..Dr.Redo Andi Marta.M.Pd. Rini Wirasti.B,S.S.,M.Pd Mega Putri.M.Pd dan beberapa Staf Dari Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan UMMY Solok.Kegiatan praktikum dimulai pukul 9.30 di Balai Bahasa Sumatera Barat.

Saya merasa senang dan bangga karena tim prodi pendidikan bahasa Indonesia UMMY berkunjung ke sini dan berpesan kedatangan hari ini jangan sampai menjadi kedatangan terakhir “ungkap Bapak Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat (Drs. Dwi Sutana, M.Hum.).


Drs.Dwi Sutana.M.Hum dalam pertemuan bersama mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia FKIP UMMY Solok  juga menyampaikan profil balai bahasa, tugas-tugas, dan program-program yang ada di balai bahasa .sementara itu DR. Redo Andi Marta.M.Pd yang juga Dosen Prodi Bahasa Indonesia FKIP UMMY Solok.menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala bahasa sumbar beserta jajaran yang telah menyambut kedatangan Dosen dan mahasiswa UMMY Solokdalam rangka Pratikum ini ungkapnya. Dalam pertemuan tersebut Mahasiswa UMMY Solok pun ikut bertanya dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Sementara itu pegawai balai bahasa yang ikut menyampaiakan program-programnya yand ada di balai bahasa, berupa cara-cara tes UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) dan Program BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing). Pertemuan ini diakhiri dengan acara berfoto bersama “ungkap Kaprodi pendidikan bahasa Indonesia (Dr. Redo Andi Marta, M.Pd)

Setelah acara di Balai Bahasa selesai Masiswa beserta Dosen UMMY Solok Melanjutkan perjalanan,  menuju Masjid Raya Sumatera Barat untuk isoma (istirahat solat makan). Setelah selesai Rombonggan sekitar pukul 14.00 kembali meneruskan perjalan menuju Padang Panjang (Pusat Dokumentasi Budaya) dan perjalan diakhiri di kota bukittinggi ungkap DR.Redo Andi Marta M.Pd.(yen)