Breaking News

Masyarakat Solsel dan Pessel Desak Jalan Kambang-Muara Labuh Dilanjutkan




 Bertrans.com Sumbar- Tokoh masyarakat dari Solok Selatan dan Pesisir Selatan mendatangi Kantor DPRD Sumatera Barat, Jumat siang (29/1). Kedatangan mereka untuk meminta anggota dewan mendesak Pemprov Sumbar melanjutkan kembali pembangunan jalan Kambang – Muara Labuh.

Datuk Itam, salah seorang tokoh masyarakat mengatakan pembangunan jalan Kambang-Muara Labuh karena dapat digunakan sebagai jalur evakuasi jika terjadi tsunami.Lingkungan Hidup RI, agar memberikan izin dalam bidannurut Datuk Itam, pembangunan jalan menghubungkan dua kabupaten antara Solok Selatan dan Pesisir Selatan di Sumbar memiliki sejarah panjang, karena nenek moyang kedua daerah telah melalui jalan tersebut.

“Kondisi jalan sudah tembus, masyarakat sudah berjalan kaki dan sering dilewati,” ujar Datuk Itam sembari menambahkan pihaknya meminta pembangunan infrastruktur jalan untuk diaspal.

Sementara itu Anggota DPRD Sumbar dari partai Nasdem Bakri Bakar mengatakan, pembangunan jalan Kambang-Muara Labuh merupakan menjadi kebutuhan masyarakat. Untuk itu DPRD bersama Gubernur Sumatera Barat bakal menindaklanjuti aspirasi masyarakat kabupaten Solok Selatan dan Pesisir Selatan.

“Kita dapat menggunakan jalan sebagai jalur evakuasi masyarakat, karena Sumbar rawan bencana gempa dan Kabupaten Pesisir Selatan rawan tsunami,” ujar Bakri Bakar.

Lanjut Bakri Bakar, berdasarkan informasi panjang jalan Kambang- Muara Labuh lebih kurang 60 KM. Kondisi jalan sudah diaspal lebih kurang 25 KM, maka masih perlu dilanjutkan pembangunan jalan ini

PT. Transisi Inter Media, Mengucapkan: Selamat datang di Website Beritatransisi.com, Terima kasih telah berkunjung di Website kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Edison Effendi