Sepulang Menimba Ilmu, Randy Mahesa Putra Akui Rindu Kembali ke India
Betrans.com Padang - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang, Randy Mahesa Putra, telah mengikuti program Scholarship Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) di India. Selama di negara Bollywood itu, cukup banyak perlakuan positif yang didapatnya.
"Saya rindu ingin kembali ke sana (India)," ujar Randy, Selasa (13/1/2026).
Randy merupakan ASN yang bertugas di Dinas Pemadam Kebakaran. Lelaki kelahiran 1994 itu mendapat kepercayaan setelah bersaing dengan ribuan pegawai lain yang akan bertolak ke India. Di negara "Shah Rukh Khan" itu, Randy menimba ilmu tentang Manajemen Risiko Finansial.
"Selama di India, ada tiga hal yang saya dapatkan," beber Randy.
Tiga hal yang didapatnya di India yakni ilmu yang diraihnya setiap hari selama 20 hari. Kemudian pengalaman bersama warga India yang dikenal baik.
"Serta persahabatan dengan siapa saja yang ada di sana," terangnya.
Randy menceritakan, saat sebelum berangkat ke India, dirinya merasakan kekhawatiran. Informasi miring tentang India, langsung terbantahkan setelah dirinya tiba di negara itu.
"Setiba di India, saya melihat langsung bagaimana bagusnya India, negara yang maju dan saya menjadi excited," akunya.
Randy menimba ilmu di daerah Faridabad yang letaknya tak jauh dari Delhi. Begitu tiba di India, Randy langsung diinapkan di hostel yang ada di kampus setempat.
Selama 20 hari India, dirinya bersama pelajar lain merasakan masakan India yang kental dengan bumbu kari dan rempah. Beruntung, Randy tidak berpantang kalau soal makan. Sehingga tidak memilih-milih makanan.
"Makan tiga kali sehari dihidangkan secara prasmanan. Saya lebih menyukai roti chapati," ulasnya.
Paling membuat dirinya rindu dengan India adalah perhatian lebih warga dan kampus tempatnya menimba ilmu. Dirinya yang muslim tidak mendapati kesulitan saat akan melaksanakan salat Jumat. Sebab, pelajar lain yang nonmuslim langsung mengenalkan Randy dengan pelajar muslim lain yang minoritas di negara itu.
Begitu halnya ketika mengalami sakit, akan ada pihak kampus yang langsung mencarikan dokter. Atau masalah lain yang dihadapi pelajar akan langsung ada solusi dari kampus setempat. Ditambah lagi cuaca di India yang sangat bersahabat.
"Saya merasa, rasa kekeluargaan cukup kental dan kuat di India, itu yang membuat saya rindu untuk ingin kembali ke sana," terangnya.
Randy mengaku bersyukur telah berada di India untuk menimba ilmu sejak 30 November hingga 21 Desember 2025 lalu. Randy mengapresiasi upaya Pemko Padang yang selama ini telah menjalin kerjasama dengan negara lain.
"Harapan saya ke depan Pemko Padang akan lebih banyak menjalin kerjasama dengan negara lain dan melakukan pertukaran pelajar serta beasiswa," harapnya.
Diketahui, ITEC merupakan suatu program yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kerjasama teknik antara Kota Padang dan India dalam berbagai bidang. Program ITEC adalah sebuah program Pemerintah India yang menawarkan pelatihan gratis di berbagai bidang, termasuk teknologi, ekonomi, dan lainnya. Program ini merupakan hasil fasilitasi pertemuan dan pembicaraan antara Wali Kota Padang, Fadly Amran dengan Konsulat Jenderal India, Ravi Shanker Goel, pada kunjungan di bulan Agustus lalu di Kota Padang.
Terpisah, Kepala Bagian Kerjasama Setdako Padang, OS Damanik mengatakan, sebanyak tiga ASN Pemko Padang yang terpilih akan menimba ilmu di India. Setelah Randy Mahesa Putra, saat ini ASN lain, Ega Antasya Pradipa yang bertugas di Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan, sedang berada di India.
"Setelah ini giliran Winna Algustin yang bertugas di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian yang akan bertolak ke India pada awal Februari 2026 mendatang," ungkap Damanik.
Direncanakan, setelah ini akan ada ASN lain yang akan mengikuti program tersebut dan dikirim ke India. Program kerjasama kedua negara ini merupakan bentuk implementasi program Padang Juara yang digagas Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir sepanjang lima tahun ke depan.(Charlie Ch. Legi)




