Irwan Prayitno,Pelaku LGBT dapat dicegah dengan memperkenalkan dan menjalankan kontrol sosial budaya ditengah masyarakat


Betrans,Sumbar,Tinggi angka penderita HIV AIDS dari perilaku lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dan gaya hidup yang salah, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno terus melakukan langkah serius dalam menanggapi kasus tersebut. dari hasil survei Konselor VCT dan HIV AIDS Indonesia di Sumatera Barat angka penderita terus meningkat.
“Kita mengamati prilaku LGBT tidak mengetahui norma agama, Khususnya agama islam, Saya pikir agama di dunia ini pasti melarang pelaku yang menyimpang tersebut”,Ujar Irwan Prayitno di Gubernuran, Senin,(23/4/2018).
Menurutnya, Salah satunya cara dimulai dari keluarga, Karena dengan mengajarkan anak norma – norma agama, Maka dapat dipastikan anak tersebut akan tidak melakukan hal yang demikian, Jangankan itu, Mendengar atau menindentifikasi pelaku LGBT ini pasti akan menjauh dalam pertemanan.
“Pengawasan kita harapkan dari orang tua terhadap anak – anak untuk selalu diawasi dan dikawal dalam setiap aktivitasnya sembari memberikan kasih sayang san perhatian lebih”, Ujar Irwan Prayitno.
Kemudian, Dijelaskan, Irwan Prayitno, Pelaku LGBT dapat dicegah dengan memperkenalkan dan menjalankan kontrol sosial budaya ditengah masyarakat, Karena dengan adanya kontrol ini pasti akan memberikan dampak yang cukup signifikan.
“Saya pernah ingat dahulu waktu masih sekolah, Apabila ada teman laki – laki gayanya sedikit lebay begitu, Maka teman yang di sekolah tersebut menyoraki dengan kata “Bege” Kamu mah”, Ujar Irwan Prayitno sembari menirukan gaya tersebut.
Ditambahkan, Irwan Prayitno yang juga Datuk ini, Pelaku LGBT dapat ditangani atau diberantas penyebarannya dengan melibatkan tokoh masyarakat.

“Tokoh- tokoh masyarakat dilingkungan tempat tinggal kita berada,Mesti diberdayakan, Seperti MUI, Ninik mamak, bunda kandung dan cerdik pandai lainya”, Kata Irwan menjelaskan.
Kemudian, Gubernur mengharapkan media tidak terlalu menggembor- gemborkan hasil survei yang dilakukan konselor, Karena hasil yang didapatkan merupakan estimasi serta narasumber dapat dipertanyakan juga.
“Kita mengharapkan semoga pelaku LGBT mendapatkan hidayah, Karena dalam firman Tuhan yang Maha Esa, Tidak akan berubah nasib suatu kaum, Apabila kaum tersebut tidak mau merubahnya”,Ujar Irwan mengakhiri