Percepatan Penyaluran Dana Desa, Bupati Dharmasraya Hadiri Rakornas Kemendes PDTT

Betrans,Dharmasraya – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penyaluran Dana Desa Tahun 2018. Rakornas yang dihadiri oleh kepala daerah se-Indonesia itu diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Pada kesempatan itu, Bupati turut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan M Yusuf dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abdi Amri.
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, dalam rakornas tersebut ada beberapa pembahasan yang dilakukan, terutama dalam realisasi dana desa 2018 untuk tahap pertama dan kedua. Menteri Kemendes PDTT Eko Putro Sandjojo dengan tegas menyatakan pencairan dana desa tahap satu dan dua sudah bisa dicairkan asalkan pengajuan dana desa sudah memenuhi unsur atau peraturan yang ada.
“Tentu pernyataan Pak Menteri ini akan menjadi pedoman dari kita agar dalam pencairan dana desa di Dharmasraya tidak terhambat. Saya sudah mengintruksikan dinas terkait untuk memperhatikan persoalan ini,” jelasnya.
Bupati juga mengaku bangga dengan tidak masuknya Kabupaten Dharmasraya dalam evaluasi rendahnya realisasi penyaluran dana desa tahap pertama secara nasional. Kementerian Kemendes dan PDTT menyatakan ada lima kabupaten dan kota yang masih dalam tahap pelaksanaan proses transfer dari RKUN ke RKUD. “Alhamdulillah kita tidak termasuk daerah yang menjadi evaluasi bagi pusat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo juga meminta agar daerah mempercepat penyaluran dana desa. Dengan cepatnya penyaluran dana desa, maka pembangunan dengan menggunakan skema padat karya tunai dapat segera direalisasikan.
“Tolong percepat penyaluran dana desanya. Paling tidak 7 hari disalurkan ke desa setelah dari pusat cair ke daerah,” tegas Mendes PDTT.
Eko juga mengingatkan, agar 30 persen dari pengerjaan proyek dana desa harus dialokasikan untuk upah pekerja. Program tersebut, lanjutnya, akan meningkatkan daya beli masyarakat. (*)
Sumber : Humas Pemkab Dharmasraya