Breaking News

Jaga Marwah Institusi! Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto Pimpin Upacara PTDH Personel;Tegaskan Tidak Ada Kompromi untuk Pelanggar yang Merusak Nama Baik Polri”

 



Betrans .com, Pasaman Barat, Sumatra Barat – Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., secara langsung memimpin pelaksanaan kegiatan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang berlangsung di halaman Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat pada hari Selasa (14/02).

Acara yang dihadiri oleh ratusan personel Polres Pasaman Barat, mulai dari perwira hingga anggota bintara dan tamtama, menjadi bukti nyata komitmen institusi kepolisian dalam menangani permasalahan yang dapat melanggengkan dan merusak integritas lembaga.

PTDH ini diberikan kepada Dua personel yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat, termasuk pelanggaran terhadap standar etika profesi dan kode kehormatan korps kepolisian yang telah menjadi landasan kepercayaan masyarakat selama ini.

Dalam amanatnya yang tegas, AKBP Agung Tribawanto mengangkat nama kepolisian sebagai institusi yang harus selalu menjaga eksistensi dan martabatnya di tengah masyarakat. “Polri sebagai lembaga negara memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Namun, eksistensi kita akan terancam jika ada di antara kita yang melakukan tindakan yang merusak nama baik. Kita tidak akan kompromi terhadap setiap bentuk pelanggaran, karena setiap tindakan yang tidak sesuai dengan aturan bukan hanya merugikan individu, tetapi juga melanggengkan pandangan negatif terhadap institusi yang kita cintai ini,” tegasnya.

Kapolres juga menekankan bahwa langkah ini bukan hanya sebagai sanksi, tetapi juga sebagai upaya untuk membersihkan barisan dan mengangkat martabat kepolisian di mata publik. “Kita ingin menunjukkan bahwa Polri memiliki mekanisme yang tegas dan transparan dalam mengelola personelnya.

Dengan menangani kasus ini secara terbuka, kita berharap dapat membangun kembali kepercayaan dan mengangkat nama kepolisian sebagai lembaga yang dapat dipercaya dalam menjalankan amanah negara,” tambahnya.

Langkah penegakan disiplin ini juga dimaksudkan untuk mencegah terjadinya permasalahan serupa di masa depan. Selain itu, pelaksanaan upacara yang teratur dan resmi diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada publik bahwa Polri tidak akan pernah menutupi kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya.

Setelah upacara, seluruh personel mengikuti arahan tambahan dari staf komando terkait peningkatan kesadaran disiplin, integritas profesional, dan komitmen untuk selalu menjaga nama baik kepolisian dalam melayani masyarakat.

PT. Transisi Inter Media, Mengucapkan: Selamat datang di Website Beritatransisi.com, Terima kasih telah berkunjung di Website kami.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Edison Effendi