Bupati Dharmasraya Ingatkan dan Ajak Masyarakat Berantas Narkoba


Betrans,Dharmasraya  – Peredaran narkoba saat ini semakin meresahkan termasuk di wilayah Kabupaten Dharmasraya. Peredaran narkoba telah menyasar para pemuda hingga di pelosok nagari. Hal itulah menjadi alasan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan untuk selalu mengimbau dan mengajak masyarakat untuk memberantas dan melindungi generasi muda di Dharmasraya dari bahaya narkoba.
Saat mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Nasrul Abit dalam kunjungan Safari Ramadhan ke Masjid Taqwa Nagari Koto Gadang Kecamatan Sungai Rumbai, BupatiSutan Riska kembali menyampaikan bahaya narkoba kepada masyarakat. Menurut Bupati, dari hasil tes urine yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya di beberapa sekolah, didapati ada beberapa siswa SMP yang positif menggunakan narkoba.
“Ini sangat mengkhawatirkan. Akan bagaimana masa depan generasi muda kita, kalau sudah terkena dampak narkoba. Akan bagaimana nasib daerah ini, bangsa ini, kalau generasi muda yang menjadi bibit-bibit produktif sudah dirusak dengan narkoba,” ujar Bupati.
Maka dari itu, bupati mengajak seluruh komponen masyarakat, untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Salah satunya membekali anak-anak dengan pemahaman ilmu agama yang kuat sejak dini.
“Para orang tua harus awasi anak-anak kita jangan sampai terjerumus dalam hal ini. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menyelamatkan mereka. Mencegah peredaran narkoba salah satunya dengan menuntun anak-anak dengan ilmu agama agar menjadi generasi yang baik dan berakhlak mulia,” ujar Bupati.
Sementara itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit yang memimpin rombongan Safari Ramadhan Provinsi Sumbar juga menyampaikan bahaya narkoba. Mennurutnya, narkoba saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan bangsa.
“Untuk itu, mari kita awasi anak-anak kita. Terutama sekali anak SMP dan SMA, karena banyak dari target peredaran narkoba adalah anak-anak usia belia. Narkoba ini harus kita perangi bersama. Jangan beri sedikitpun ruang bagi narkoba masuk dalam sendi-sendi kehidupan kita,” tukas Wagub.
Di samping bahaya narkoba, Wagub juga berpesan pada masyarakat untuk mewaspadai LGBT dan paham radikal yang saat ini juga sangat meresahkan.
Pada kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Wagub selaku pimpinan rombongan juga memberikan bantuan sebesar Rp 20 juta kepada masyarakat melalui pengurus mesjid. (hms,son)